TKN Bela Jokowi Cabut Remisi Pembunuh Wartawan: Tak Ada yang Terlambat

Capres sekaligus Presiden ke-7 Joko Widodo. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mendukung Jokowi yang mencabut remisi I Nyoman Susrama, pembunuh wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. TKN menilai tidak ada kata terlambat soal keputusan tersebut.

"Tak ada yang terlambat dengan kebijakan mencabut pemberian remisi pembunuh wartawan di Bali itu. Pak Jokowi sangat memiliki perhatian terhadap kebebasan pers dan sangat membela profesi wartawan," kata Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Sabtu (9/2/2019) malam.

Baca Juga: TKN Jokowi Nilai Kubu Prabowo Pakai 'Propaganda Rusia' untuk Cuci Otak

TKN menyebut Jokowi selama menjabat sebagai presiden membela profesi wartawan. Jokowi disebut tidak marah apabila aktivitasnya tidak diliput.

"Pak Jokowi tidak pernah marah-marah kepada wartawan yang tidak memberitakan aktivitasnya. Beliau biasa saja," ujar Ace.

Jokowi sebelumnya menyampaikan sudah mendengar masukan dari berbagai elemen masyarakat perihal pencabutan remisi Susrama. Alhasil, Susrama tetap divonis seumur hidup.

Baca Juga: TKN soal Puisi Fadli yang Diprotes: Pelajaran agar Tak Sok Puitis

"Ini setelah mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat, dari kelompok-kelompok masyarakat, juga dari jurnalis, saya perintahkan kepada Dirjen Lapas Kemenkum HAM untuk menelaah dan mengkaji mengenai pemberian remisi itu," ujar Jokowi di Hall Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (9/2).

"Kemudian hari Jumat telah kembali di meja saya. Sudah sangat jelas sekali sehingga sudah diputuskan sudah saya tanda tangani untuk dibatalkan. Karena ini menyangkut mengenai rasa keadilan masyarakat," sambungnya.

detik.com

Posting Komentar

0 Komentar