Mantan Imam Besar FPI Aceh Nyatakan Dukungan untuk Jokowi


Tgk Ahmad Tajuddin, bersama santri di Dayah Al Mujahirin, Lampisang, Aceh Besar menyatakan dukungan untuk calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Maruf Amin pada Pilpres mendatang, Minggu (07/04/2019).(KOMPAS.COM/RAJA UMAR)

BANDA ACEH -Tengku Ahmad Tajuddin, satu diantara ulama kharismatik di Aceh dan juga mantan imam besar FPI Aceh menyatakan dukungan untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pilpres mendatang.

Selain menyatakan dukungan, Ahmad Tajuddin juga mengklarifikasi berbagai tuduhan terhadap Jokowi yang selama ini diisukan anti islam dan berpaham komunis.

“Saya mengajak seluruh warga Aceh dan seluruh Indonesia untuk memilih pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin, karena Jokowi telah terbukti kinerjanya dan sangat menjunjung santri selama ini,” kata Ahmad Tajuddin, kepada wartawan, Minggu (07/04/2018).

Tengku Ahmad Tajuddin atau yang dikenal sengan sebutan Abi Lampisang, Pimpinan Dayah Al Mujahirin, Lampisang Aceh Besar ini sebelumnya mengaku sempat terpengaruh dengan berbagai tudingan dan berita bohong yang menyudutkan Jokowi, seperti anti islam dan menganut paham komunis.

Namun, setelah dirinya bersama puluhan ulama kharismatik dari Aceh diundang ke Istana Presiden beberapa bulan lalu, Abi telah mendapat klarifikasi langsung dari Presiden Jokowi terhadap berbagai fitnah yang dianggap tidak berdasar.

“Segala tuduhan terhadap Jokowi selama ini merupakan fitnah yang tak berdasar, fitnah itu dosa, saya telah mendapat klarifikasi langsung dari Bapak Jokowi,” katanya.

Abi Lampisang menilai Jokowi merupakan presiden pertama di Indonesia yang memberikan penghormatan terhadap santri.

Buktinya, selama Jokowi menjadi presiden mulai ditetapkan hari santri di indonesia, padahal masa presiden sebelumnya terlupakan terhadap santri. “Jokowi orang yang sangat menjunjung santri, buktinya selama Jokowi presiden telah ada hari santri, kemudian untk wakilnya pun Jokowi memilih Ma’ruf Amin dari kalangan santri,” ujarnya.[kompas.com]

Posting Komentar

0 Komentar