Cukuran Jokowi: Picu Kontroversi, Jadi 'Parodi' Oposisi

Foto: Puspa Perwitasari/Antara Foto

Jakarta - Aksi potong rambut Presiden Joko Widodo di Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat, beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Tak hanya memicu kontroversi, aksi tersebut juga dijadikan 'parodi' oleh oposisi. 

Aksi potong rambut itu terjadi pada Sabtu (19/1) saat 
Jokowi menghadiri acara cukur massal oleh Persatuan Pangkas Rambut Garut (PPRG). Ditemani Iriana, Jokowi dipangkas rambutnya oleh pencukur asli dari Garut alias 'asgar' bernama Herman. 

Tak sendirian, sejumlah menteri ikut memangkas rambutnya dalam acara itu, di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, serta Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, yang juga dipangkas oleh para pencukur asgar.

Baca Juga: Kata Bawaslu soal Selebaran 'Say No Jokowi'

Aksi cukuran itu pun menuai sindiran dari oposisi. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menyindir Herman, tukang cukur rambut yang dibawa Jokowi dari Jakarta. 

Herman memang tukang cukur langganan Jokowi di Jakarta. Herman merupakan warga Bantarjati, Garut. Jadi sebenarnya bisa dikatakan Herman adalah tukang cukur asgar.

"Cukur rambut di Garut, bawa tukang cukur dari Jakarta. Bangun Pabrik di Sulawesi, bawa Buruhnya dari Luar Negeri," tulis Koordinator Juru Bicara 
BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Twitter, Senin (21/1).

"Kok sampai segitunya ya ? Untuk sebuah foto shoot ? Bisa masuk "Guiness Book of Record
πŸ˜€πŸ˜€ Mas @jokowi wes toh ...wes πŸ™ Aya aya wae πŸ˜€πŸ˜€ too much πŸ™πŸ™" tulis Rizal Ramli mengomentari cuitan netizen soal Herman.


Tak hanya berhenti di sebuah sindiran, hari ini Waketum Gerindra Fadli Zon 'memparodikan' aksi potong rambut Jokowi itu. Fadli bersama Ahmad Dhani dan Sang Alang ramai-ramai meniru aksi potong rambut di Situ Bagendit. 

Seakan tak mau kalah, pemangkas yang digunakan juga tukang cukur asgar dari PPRG. Bahkan si pemangkas rambut Fadli berpenampilan mirip dengan Herman, yaitu bertopi bundar. 

Fadli pun menyebut aksi potong rambutnya itu sebagai pencitraan. Menurutnya, hal itu juga sama seperti aksi yang dilakukan Jokowi saat itu. 

"Bersama Ahmad Dhani,
@SangAlang_107 , Mulan Jameela, K Asep n PPRG (Persatuan Pangkas Rambut Garut) di Situ Bagendit, Garut. Di spot yg sama dg P @jokowi n sama2 sambil pencitraan," tulis Fadli di akun Twitter-nya, Jumat (25/1/2019).

Fadli Zon-Ahmad Dhani memotong rambut di Situ Bagendit, Garut (Foto: dok. pribadi)
Sindiran dan parodi itu pun mendapat tanggapan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Juru Bicara TKN Jokowi, Ace Hasan Syadzily, mengatakan langkah Jokowi potong rambut dengan menggunakan jasa orang Garut adalah untuk mengangkat profil tukang cukur Garut ke level terhormat, bukan pencitraan maupun sandiwara. 

Ace juga menilai apa yang dilakukan Fadli itu menunjukkan sang rival miskin gagasan. 

"Itu menunjukkan bahwa memang mereka tidak memiliki kreativitas dalam berkampanye. Bahkan pada awalnya menuduh pencitraan. Sekarang malah ikut-ikutan. Sungguh mereka ini miskin gagasan dan ide," kata juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Jumat (25/1/2019). 
(mae/bpn)

Sumber: detik.com

Posting Komentar

0 Komentar