Tim Jokowi Tuding Sandi Dua Kaki saat Sebut Pancasila Tak Tergoyahkan


Ace Hasan (Foto: Dok. Twitter DPR RI)
Jakarta - Tim Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menuding Cawapres Sandiaga Uno bermain dua kaki saat bicara Pancasila tak tergoyahkan. Kubu Jokowi menyebut kubu Sandiaga melakukan politik transaksional dengan kelompok-kelompok pendukung khilafah.

"Paslon 02 juga seperti bermain dua kaki. Di satu sisi menyebutkan Pancasila sebagai ideologi tidak tergoyah dan menolak dikaitkan dengan paham khilafah. Namun, di kaki yang (lain) menggunakan politik identitas dan juga melakukan politik transaksional dengan kelompok-kelompok pendukung khilafah," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, Sabtu (19/1/2019).

Baca juga: KPU MauEvaluasi Debat, Tim Jokowi: Kami Siap Format Apa Saja

Hal itu disampaikan Ace menanggapi pernyataan Sandiaga yang mengaku terkejut dengan adanya salah satu survei yang menyatakan kalau ada beberapa persen kalangan anak muda atau milenial mendukung khilafah. Sandiaga pun menegaskan Pancasila tidak bisa digoyahkan sebagai ideologi RI.

Ucapan Sandiaga soal Pancasila tak tergoyahkan itu pun dinilai Ace sebagai jawaban diplomatis. Dia menganggap Sandiaga takut kehilangan suara dari kelompok yang dianggap mendukung khilafah.

"Jawaban ini jelas jawaban diplomatis, yang takut pada kehilangan insentif elektoral dari kelompok-kelompok HTI yqng bisa meninggalkan mereka kalau posisi paslon 02 tegas seperti Jokowi," ucapnya.

Dia juga menganggap Sandiaga hanya pura-pura terkejut dengan hasil survei itu. Padahal, menurut Ace, kubu Prabowo-Sandiaga terkesan melindungi kelompok yang selama ini dianggap sebagai pendukung khilafah seperti HTI.

"Sudah pengetahuan umum bahwa paslon 02 bermain api dengan isu politik identitas dan bahkan terkesan mengayomi kelompok-kelompok pendukung khilafah demi dukungan elektoral," ujar Ace.

Baca juga: TKNJokowi: Disinggung Eks Napi Korupsi Nyaleg, Prabowo Emosional

"Sikap tegas Presiden Jokowi untuk membubarkan HTI juga diserang oleh Partai Gerindra dan partai lain pendukung paslon 02," imbuhnya.

Sandiaga sebelumnya menjawab pertanyaan tentang survei yang menyatakan ada beberapa persen kalangan milenial yang menganggap negara khilafah bentuk ideal untuk Indonesia. Sandiaga pun mengaku terkejut dan menegaskan Pancasila tidak bisa digoyahkan sebagai ideologi RI.

"Serius? Nggak kelihatan, ya, di 1.000 titik kunjungan saya sama milenial, Pancasila itu sudah unshaken, menurut saya udah nggak tergoyahkan," kata Sandi di Hotel Indonesia Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1).

"Milenial merasa bahwa negeri kita sangat kaya raya, sumber daya alamnya melimpah, sumber daya manusianya hebat-hebat, pinter-pinter, mereka optimis. Dan mereka melihat bahwa Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, dan UUD 1945 ini yang udah menjadi embodied (menempel) di mereka," sambung Sandiaga. 

Sumber: detik.com

Posting Komentar

0 Komentar