Pengurus Gerindra Sukabumi Aniaya Wartawan, Guntur Romli: Dampak Provokasi Prabowo



Muhammad Saifulhadi, seorang jurnalis mengaku dikeroyok oleh sejumlah kader DPC Gerindra Sukabumi Kamis siang (31/1). Akibatnya, Saifulhadi mengalami luka-luka di tangan kanan, memar di kepala dan beberapa di bagian tubuh lainnya. Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli mengecam tindakan tersebut.

“Pengeroyokan dan penganiayaan terhadap jurnalis adalah perbuatan biadab, jurnalis dilindungi oleh UU dalam menjalankan tugasnya. Kami mengecam keras tindakan itu,” kata Guntur Romli yang juga Caleg DPR RI dari PSI untuk Jatim III Situbondo Bondowoso Banyuwangi.

Penganiayaan pengurus Gerindra Sukabumi menurut Guntur Romli merupakan dampak dari provokasi Prabowo pada jurnalis.

Baca Juga: Kritik Fadli Zon, Guntur Romli: Vonis Dhani Murni Hukum, Bukan Politik,Tidak terkait Jokowi

“Prabowo pernah mengatakan tidak mau lagi menghormati jurnalis dengan menuduh sebagai antek penghancur NKRI, kalau pimpinan tertingginya sudah provokatif seperti itu, maka pasti akan dituruti oleh anak buahnya” kata Guntur Romli yang dikenal sebagai anak ideologis Gus Dur.

Guntur Romli menuntut cara-cara preman dan kekerasan harus dihentikan dan meminta penegak hukum untuk menangkap pelakunya.

“Cara-cara preman dan kekerasan seperti hang dilakukan pengurus Gerindra Sukabumi harus dihentikan, Polisi segera tangkap pelakunya,” pungkas Guntur Romli.


Posting Komentar

0 Komentar