Rob Allyn yang Pernah Jadi Konsultan Prabowo dan Jokowi

Jokowi dan Prabowo di Debat Pilpres 2019. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Waketum Gerindra Fadli Zon mengakui ketumnya, Prabowo Subianto, pernah menggunakan jasa Rob Allyn sebagai konsultan. Namun jasa itu, kata Fadli, digunakan pada Pilpres 2009 ketika Prabowo berpasangan dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Nah kalau tahun 2009 itu ada konsultan. Konsultan itu namanya Rob Allyn," ujar Fadli di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (6/2/2019).

Namun Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin menyebut jasa Rob Allyn juga masih dipakai Prabowo pada Pilpres 2014. Bahkan TKN menduga Rob Allyn masih berperan untuk Prabowo di Pilpres 2019.
"Jejak Rob Allyn bukan hanya pada Pilpres 2014, tapi kuat indikasi dipakai lagi oleh kubu Prabowo pada Pilpres 2019," ujar Jubir TKN Ace Hasan Syadzily, yang merupakan politikus Golkar. Pada Pilpres 2014, Golkar merupakan salah satu partai pengusung Prabowo-Hatta Rajasa.

Rob Allyn merupakan sosok yang dikenal juga di industri perfilman. Di Indonesia, dia terlibat dalam produksi sejumlah film, di antaranya 'Merah Putih' (2009), 'Darah Garuda' (2010), 'Hati Merdeka' (2011), dan 'Java Heat' (2013).

Film-film itu merupakan produksi Media Desa Indonesia (MDI) milik Hashim Djojohadikusumo (adik Prabowo yang juga Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno) serta rumah produksi film internasional Margate House milik Rob Allyn dan Jeremy Stewart. Saat mengerjakan film-film itu, MDI menggaet beragam kru internasional.

Baca Juga: TKN Jokowi Tuding Prabowo Gunakan Konsultan Donald Trump dan Rusia

Rob Allyn lahir di California, Amerika Serikat (AS), pada 18 Oktober 1959. Dia pernah mendirikan perusahaan periklanan, public relations, dan agensi media politik yang berpusat di Dallas bernama Allyn & Company pada 1983. Namun, pada 2002, perusahaan itu dijual ke Omnicom.

Pada 2014, Rob Allyn pernah menulis di situs yang dikelola oleh Australia National University (ANU), New Mandala. Dalam tulisannya, Allyn mengaku dirinya adalah konsultan Prabowo-Hatta untuk Pilpres 2014. Tak hanya itu, dia bahkan mengaku turut membantu Joko Widodo alias Jokowi di Pilgub DKI Jakarta pada 2012 dalam artikel berjudul 'Every vote must be counted, every voice must be heard (setiap pilihan harus dihitung, setiap suara harus didengar)'.

Baca Juga: TKN Jokowi: Banyak Jejak Digital Prabowo Pakai Konsultan Asing

"Lembaga kami memegang kampanye media untuk kemenangan Jokowi tahun 2012 dan kampanye presidensial Prabowo-Hatta tahun 2014," tulis Rob Allyn dalam bahasa Inggris.

Pada bagian keterangan penulis pun dia menyatakan diri sebagai pimpinan Margate House, yang memegang iklan televisi kampanye Jokowi pada 2012 di Pilgub DKI serta Prabowo-Hatta pada 2014. Pada Pilgub 2012, Jokowi, yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), diusung PDIP dan Gerindra.
(bag/elz)


detik.com 

Posting Komentar

0 Komentar