Tambah Penghasilan, Satpam SMAN 4 yang Viral Ini "Nyambi" Jadi Ojek Online



Selain bekerja sebagai satpam di SMAN 4 Tangerang Selatan, Slamet Gunaedi menjadi pengemudi ojek online untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Saya juga jadi ojek online. Ya, cukuplah untuk jajan anak dan sekolah,” ujar Slamet saat ditemui di SMAN 4 Tangsel, Kamis (31/1/2019).

Slamet mengatakan, baru beberapa tahun ini ia menjadi pengemudi ojek online. Dia mulai menerima order ojek online setelah sekolah usai, yakni pukul 18.00 WIB. 

Slamet mengatakan, pekerjaan sampingannya itu cukup membantu ekonomi keluarga.

Selain itu, istrinya pun membantu keluarga dengan berjualan di kantin sekolah. 

Sebagai satpam yang merupakan pegawai honorer sekolah, Slamet mendapat gaji Rp 1,25 juta per bulan.
Sementara itu, kata dia, kebutuhan rumah tangganya lebih dari gaji yang dia dapatkan.

Penghasilannya habis untuk membayar sewa kontrakan, pendidikan anak, serta biaya keperluan rumah tangga lainnya. 

Selama ini, gajinya sering terlambat dibayarkan. Slamet biasa menerima gaji dua hingga tiga bulan sekali. 

Meski demikian, Slamet tetap bersykur dengan apa yang dia dapatkan sekarang ini. 

“Alhamdulillah masih bisa dapat seperti ini, saya bersykur saja, kerja ikhlas,” ujar Slamet.

Kepala Sekolah SMAN 4 Tangsel Suhermin mengatakan, dari informasi yang dia dapatkan, gaji Slamet dan sejumlah pegawai honorer lainnya akan naik pada 2019 ini. 

Adapun pembayaran gaji Slamet dilakukan oleh Pemprov Banten. 

“Honorer naiknya Rp 1,9 juta apa Rp 2,1 juta. Tapi, naik kok tahun ini semua. Soal keterlambatan, jadi dulu sekolah boleh pungut, kan ada iuran, provinsi belum beri jadi sekolah lah yang beri iuran anak-anak untuk honorer. Nah, selanjutnya ada kebijakan tidak boleh pungutan, mereka dibayar oleh Pemda Banten, otomatis lewat rekening,” ujar Suhermin.

Baca Juga: Dosen UNPAR Nilai Larangan Ojek Online Sebagai Bentuk Kesewenang-wenangan

Slamet merupakan satpam sekolah yang menjadi perbincangan warganet karena video yang memperlihatkan ayah tiga anak ini merapikan puluhan motor milik siswa SMAN 4 Tangsel berdasarkan warna kendaraan. 

Slamet telah 19 tahun melakukan hal tersebut dengan alasan agar parkiran sekolah menjadi lebih rapi.


Posting Komentar

0 Komentar